Iklan Produk

Wednesday, June 27, 2012

Disiplin Antropologi

Pendapat Para Ahli Antropologi

WILLIAN A.HAVILAN (1988) 

membagi 2 cabang antropologi
A.Antropologi Budaya
  Mempelajari manusia yang berkaitan dengan materi-materi kebudayaan seperti : alat-alat hidup,       perumahan, kesenian, norma-norma, perilaku


antropologi budaya di bagi atas :
1.Arkeologi sebagai bagian antropologi budaya yang mempelajari material (benda budaya) biasanya dari masa lampau untuk menguraikan dan menjelaskan perilaku manusia.
2.Antropologi Linguistik cabang antropologi budaya manusia yang mempelajari bahasa manusia.
3.Etnologi sebagai cabang antropologi yang mempelajari kebudayaan di tinjau dari sudut komperatif (perbandingan budaya dengan yang lain) dan historis (sejarah).

B. Antropologi Fisik
  sebagai bagian antropologi yang mengkaji manusia sebagai  organis biologis, yang menjadi pusat perhatian evolusi manusia yang menjelasakan sejarah terjadinya aneka warna amakhluik nanusia di panang ari ciri-ciri tubuh .

Perubahan Kebudayaan

 Menurut Pendapat Para Ahli Tentang Pengertian Perubahan Kebudayaan
 
SUPARLAND
membentuk pengertian antara perubahan sosial dan perubahan kebudayaan
  • Perubahan Sosial adalah perubahan struktur dan pola-pola hubungan sosial yang mencakup sistem status hubungan keluarga dalam lingkungan kekerabatan, sistem politik, kekutan dan penyebaran penduduk
  • Perubhan Kebudayaan adalah perubhan yang terjadi dalam sistem ide yang dimiliki bersama oleh para warga atau sejumlah warga masyarakat yang bersangkutan .
  • Perubahan tersebut mencakup aturan-aturan atau norma-norma yang digunakan sebagai peganggan, acuan dan pedoman dalam berkehidupan masyarakat, nilai-nilai ilmu pengetahuan, teknologi, selera, rasa keindahan atau kesenian dan bahasa.

nb: perubahan kebudayaan terjadi pada kelompok
perubhan sosial terjadi pada perorangan

JL.GILLIN DAN JP.GILLIN

  • Perubahan Kebudayaan adalah variasi dari cara-cara hidup yang telah di terima dan berlaku dalam masyarakat yang disebabkan oleh faktor geografis, nilai-nilai kebudayaan yang berupa alat yang mempertinggi taraf kehidupan, perubahan komposisi penduduk atau ideologi yang berasal dari luar dengan jalan difusi(peleburan) atau yang berhasil dalam jalan masyarakat itu sendiri karena invention(pembauran).

HARSOJO
Bahwa materi perubhan kebudayaan yaitu :
1.Difusi kebudayaan
2.Discover atau invention
3.Akulturasi (proses belajar)
4.Assimilation (pembauran)

LINTON
mengatakan dalam perubahan kebudayaan sebagai dinamika kebudayaan mempunyai 2 aspek persoalan yaitu :
  1. Proses pertumbuhan dan perubahan kebudayaan yang memberi isi dan bentuk kebudayaan pada saat tertentu dalam sejarahnya
  2. Proses interaksi melihat hubungan perubahan kebudayaan (pendekatan aplikasi) 

Tuesday, June 26, 2012

Kenakalan Remaja

Faktor-Faktor Kenakalan Remaja

  • Reaksi frustasi diri
  • Gangguan berpikir, itelegen pada diri remaja
  • Kurangnya pengawasan dari orang tua
  • Dampak negatif dari teknologi modern
  • Dasar-dasar agama yang kurang
  • Masalah yang dipendam
  • Broken Home
  • Pengaruh dari kawan sepermainan
  • Relasi yang salah dengan orang lain
  • Lingkungan tempat tinggal yang tidak mendukung
  • Informasi dan teknologi yang negatif
  • Pergaulan ...

" Kita Yang Merubah Diri Kita Sendiri "


Sunday, June 24, 2012

Renungan Harian Kristen

MARI BERPIKIR TENTANG SEJARAH

    Siapa yang berperan menjadikan gereja seperti saat ini ? Jelas ada orang yang melakukannya atau lebih tepatnya ada banyak orang. Meski orang-orang hidup berabad-abad silam, mereka juga mengenal Yesus yang sama seperti yang anda kenal sebagai Tuhan. Mereka juga berdoa setiap hari kepada Bapa surgawi yang sama. Mereka dipenuhi oleh Roh Kudus yang ssama seperti anda. Bahkan, bisa dikatakan anda punya lebih banyak kesamaan dengan mereka dibandingkan orang-orang yang anda jumpai pada zaman ini. Mereka adalah bagian dari pohon keluarga rohani anda, nenek moyang kristiani anda. Pilihan-pilihan yang pernah mereka buat memberikan pengaruh secara langsung bagi hidup anda. Beberapa pilihan itu positif dan sebaliknya.



Hidup-Nya adalah terang yang bersinar menembus kegelapan dan kegelapan tidak akan pernah dapat memadamkan terang itu 
( Yohanes 1:5 )

Saturday, June 23, 2012

Bentuk Budaya Politik Indonesia

Budaya Politik Indonesia
Politik di Indonesia harus memperhatikan peranan Budaya Politik karena ternyata mempunyai refleksi pada pelembagaan politik dan bahkan pada proses politik. Pembangunan politik Indonesia dapat pula diukur berdasarkan keseimbangan atau harmoni yang dicapai antara lain oleh Budaya Politik dengan Kelembagaan Politik yang ada atau yang akan ada. Konstalasi tentang Budaya Politik di Indonesia dapat ditelaah melalui beberapa variabel :
  • Konfigurasi sub Kultur Indonesia. Fenomena pluralisme yang ada pada bangsa ini di satu pihak menjadi mozaid dan keindahan tetapi dilain pihak menjadi konflik. maka ada upaya mempersatukannya dengan Nation Building melalui Character Building.
  • Budaya Politik Parokial Kaula distu pihak dan Partisipan dipihak lain. sehingga masih ada masyarakat dalam memikul tanggung jawab politiknya yang disebabkan oleh isolasi dari kebudayaan luar, pengaruh penjajahan, feodalisme, bapakisme, ikatan primordial, sedangkan dipihak lain pihak kaum elitnya merupakan partisan aktif yang kira-kira disebabkan oleh pendidikan. jadi kebudayaan politik Indonesia merupakan Mixed political Culture.
  • Sifat ikatan primordial yang masih kuat berarkir yang dikenal melalui indikator berupa sentimen kedaerahan, keagamaan, perbedaan pendekatan terhadap keagamaan tertentu; puritanisme dan non puritanisme, Fenomena ini masih kuat terlihat dalam gerakan kaum elit untuk mengeksploitasi masyarakat dengan menyentuh langsung pada sub kultur tertentu dengan tujuan rekrutmen politk
  • Kecendurungan Budaya Politik Indonesia yang masih diwarnai dengan sikap paternalisme dan sifat patrimonial; sebagai indikatornya; bapakisme, asal bapak senang dan lain-lain, Di Indonesia budaya politik tipe parochial kuala mempunyai keselarasan untuk tumbuh dengan persepsi masyarakat terhadap obyek politik yang menyadarkan atau merindukan diri pada proses ouput dari penguasa.
  • Dilema interaksi tentang introduksi modernisasi (dengan segala konsekuensinya) dengan pola-pola yang telah lama berakar sebagai tradisi dalam masyarakat. Yang menjadi persoalan adalah apakah pelembagaan dalam sistem politik Indonesia sudah siap menampung proses pertukaran kedua variabel.

Pengertian Etika

Menurut Pendapat INDRA GANDHI 
7 Dosa Sosial Yang Mematikan:
  1.  Kekayaan tanpa kerja
  2. Kenikmatan tanpa nurani
  3. Ilmu tanpa kemanusiaan
  4. Pengetahuan tanpa karakter
  5. Politik tanpa bisnis
  6. Bisnis tanpa Moralitas
  7. Ibadah tanpa pengorbanan

Teori Ancaman Plutokrasi

Beberapa Ancaman Oleh Sistem Plutokrasi :
  1. Partai Politik pasca reformasi gagal mengembangkan pradigma demokrasi model Indonesia yang berkembang adalah pemahaman demokrasi liberal atau demokrasi pasar.
  2. Pemerintahan dan Elit Partai Politik gagal membangun sistem demokrasi politik nasional yang memberikan peluang (affirmative action) wakil masyarakat/rakyat bawah dilembaga perwakilan.
  3. Tidak berkembangnya kekuatan masyarakat dan civil society organism system pasca reformasi dalam mendesak sistem demokrasi politik yang mampu mengakomodasi aspirasi masyarakat menengah ke bawah.